Open Nav
Jajaran Direksi

Direktur Utama: Risyanto Suanda

 

Risyanto Suanda meraih gelar Sarjana Perikanan dengan spesialisasi pengelolaan sumberdaya perikanan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 1998. Gelar Magister Sains bidang remote sensing untuk pengelolaan wilayah pantai diraih di Universitas Gadjah Mada pada tahun 2001 melalui beasiswa dari Bank Dunia.

Pengalaman professional memimpin perusahaan diantaranya sebagai Direktur PT Geo Solusi Indonesia (2007 – 2008), Founder dan CEO PT Mitratech Andal Sinergia (2008 – 2016), Founder Mitra Agri Selaras (2008 – 2016) dan  komisaris PT.  Mulia Abadi Suplai (2013 – 2016).

 

 

Direktur Keuangan: Arief Goentoro

 

Arief Goentoro menyelesaikan studi strata 1 pada Program Studi Ekonomi Pertanian, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1996. Arief melanjutkan studi S-2 nya pada Program Studi Magister Manajemen Agribisnis Program Pascasarjana UGM

Arief memulai karir profesionalnya di Asuransi Astra (1997) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2002-Januari 2018). Jabatan terakhir yang diemban di BRI yakni Assitant Vice President Corporate Credit Risk Policy. Sebelum bergabung dengan Perum Perikanan Indonesia, Arief Goentoro menjabat sebagai General Manager Credit Risk Management di PT Pegadaian (Persero) ada Januari 2018-Oktober 2018.

 

 

 

Direktur Operasional: Farida Mokodompit

 

Farida Mokodompit mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) dan memperoleh gelar Master of Transportation Management dari Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Trisakti.

Karir Profesional Farida Mokodompit dimulai dari menjadi Crewing Manager (2005) hingga menjabat sebagai Senior Manager Operation, Marketing and Fleet (2013) di PT Djakarta Lloyd (Persero).

Farida sebelumnya pernah berkarya di Perum Perindo sebagai General Manager Fleet and Operations (2015-Februari 2017). Pada Maret 2017, Farida beralih ke PT PANN Pembiayaan Maritim sebagai Direktur Operasional sebelum kembali bergabung dengan Perum Perindo pada 8 Oktober 2018.