Open Nav
"Kesempatan"
Written by Humas

Tidak banyak orang berkesempatan untuk memperoleh peluang menjadi maju. Semuanya berkaitan dengan kemauan, kemampuan, finansial, dukungan sekitar dan kerja keras. Kombinasi dari banyak hal itulah yang membuat seseorang kemudian menjadi sukses. Dan itu harus siap dalam satu waktu. Jadi, memang tidak mudah.

 

Ada hal-hal yang sudah tersedia sejak lahir di dalam diri. Ada yang yang harus dipelajari. Ada yang harus dilatih. Ada yang harus dipelihara terus menerus. Ada pula yang harus diberikan oleh orang lain. Kepaduan antara yang sudah ada di dalam diri, baik yang permanen maupun instan dan dengan lingkungan luar itulah yang harus bertemu dalam satu waktu, moment of truth. Ketika itu terjadi, tidak butuh waktu lama seseorang menaiki tangga kesuksesan.

 

Menjaga dan melatih kualitas diri memang tidak mudah. Diperlukan persistensi, kegigihan untuk terus menerus melakukannya. Diperlukan pula pengorbanan. Ini yang tidak mudah. Maka, banyak individu yang secara skill mumpuni tapi tidak mampu mencapai puncak karir.

 

Mungkin kita bisa berkata kadang dunia tidak adil. It is true, in this game we called life there is no one said it’s fair. Dunia adil itu hanya ada di tataran utopia. Dunia kita hari ini adalah resultan dari segala kepentingan yang ada. Baik individu maupun golongan. Siapa yang mampu memperjuangkan kepentingannya dengan gigih, itu yang mendapatkan kesempatan dan kemudian menjadi pemenang.

 

Jadi jangan takut dengan kekalahan. Setiap individu dan kelompok akan mendapatkan gilirannya. Just a matter of time. Masalahnya, seberapa besar energi kesabaran yang dimiliki masing-masing individu untuk menanti kesempatan itu. Atau tepatnya untuk merebut kesempatan itu.

 

 

Risyanto Suanda
Muara Baru, 28 Juni 2018