Open Nav
Rencana Susi: Tak Ada Lagi Pelabuhan Kumuh dan Mafia Merajalela

Jakarta -Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, berencana mengembangkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) modern di Pelabuhan Muara Baru. Susi tidak ingin ada lagi pelabuhan perikanan yang kumuh dan dikuasai oleh mafia.

Susi melihat potensi Muara Baru luar biasa besar. Sayangnya, selama ini pemerintah tidak mendapatkan apa-apa termasuk Perum Perikanan Indonesia (Perindo) dan juga Unit Pelaksana Teknis (UPT).

"Saya minta semua lahan kita verifikasi bersama, catat bersama kemudian buat masterplan supaya potensi ekonomi Muara Baru mencerminkan jelas aset ekonomi yang ada di sini," kata Susi usai sidak ke TPI di kawasan Pelabuhan Muara Baru atau Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Jakarta Utara, Jumat (22/7/2016).

Pemilik Susi Air itu menambahkan, Perindo sudah bersinergi dengan KKP membuat National Fisheries Center. 

"Dibangun bersama KKP dengan Perindo, tidak ada lagi pelabuhan perikanan kumuh dan mafia merajalela. Kalau tidak, KKP saya usulkan bubarkan saja, karena kita tidak mampu kelola. Untuk apa ada departemen. Duit ada, negara memberikan anggaran sampai berdarah-darah sampai defisit," ujarnya.

"Kita rombak kita bangun yang bagus, jadi bisa kontrol Illegal Unreported Unregulated (IUU) Fishing. Sedih menyayangkan UPT hanya untuk nongkrong nggak ada apa-apa. Tower sudah jadi tidak punya pencatatan kapal keluar masuk. Bereskan semuanya," kata Susi.

Susi juga ingin ada kerja sama dengan perbankan untuk perbaikan lapak-lapak di TPI. Bank bisa membantu dengan penyaluran KUR dalam rangka memodernisasi tempat pelelangan.

"Pungli tidak boleh ada lagi. Rakyat tidak bisa berjalan melakukan aktivitas ekonomi dengan baik. Rakyat kecil kita pencet-pencet tidak boleh," ucapnya.

"Saya tidak mau lagi dengar pelabuhan pungli-pungli. Ikan keluar masuk tidak tercatat siapa kuat bayar dia menguasai wilayah, tidak boleh itu. Perindo buat masterplan, selain masterplan tidak boleh dibangun," tambahnya.

 

 

(ang/hns)