Open Nav
Perum Perindo Siap Buka Tambak di Abday

JAKARTA,- Perum Perikanan Indonesia terus membuka tambak di wilayah baru.Setelah mengelola tambak di Karawang, Jawa Tengah (Kendal, Jepara, dan Pekalongan), Kalimantan Barat (Bengkayang) dan Sulawesi Selatan (Barru), badan usaha milk negara (BUMN) bidang perikanan dan kelautan ini akan mulai mengelola tambak di wilayah Aceh. Yakni, di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abday).

Ekspansi tambak di Aceh ini dimungkinkan menyusul tawaran dari Bupati Abday Akmal Ibrahim. Secara khusus, Bupati Akmal mengundang Perum Perindo untuk investasi usaha budidaya di Abday serta bekerjasama dalam pengembangan bisnis perikanan lainnya.

Undangan itu disambut positif oleh Direktur Utama Perum Perindo Syahril Japarin yang lantas berkunjung ke Abday pada 11 September 2017 lalu. Sekaligus, hari itu juga melakukan penandantangan Nota Kesepahaman untuk kerjasama pengembangan bisnis perikanan antara Perum Perindo dan Pemkab Abday, dengan disaksikan jajaran pimpinan daerah Abdya lainnya. 

''Setelah melihat lokasi, kami sepakat untuk membuka tambak di Abday. Apalagi Pak Bupati sepakat akan menyiapkan lahan setidaknya 50 hektare,'' kata Syahril, usai kunjungan ka Abday. Saat ke Abday itu, Syahril didampingi General Manager Strategic Business Unit (SBU) Aquaculture Perum Perindo Agung Setiarto juga mengunjungi lokasi yang disiapkan untuk tambak itu di Desa Guelima Jaya, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abday.  Selain itu juga mengunjungi lokasi hatchery (pembenihan) udang di sana.

 

 

 PKS Abday

 

Bupati Abday (kiri) dan Dirut Perindo (kanan) saksikan penandantangan PKS antara GM SBU Aquaculture & pemilik lahan, Rabu (20/9)

 

 

Sementara itu Bupati Abday menyatakan harapannya kerjasama dengan Perum Perindo ini segera terwujud. Dia yakin kerjasama ini akan membawa manfaat besar bagi pengembangan usaha perikanan di Abday, selain juga menguntungkan Perindo sebagai perusahaan negara. ''Kami ada lahan tambak yang bagus, Perindo punya kompetensi dan pasar. Jadi akan saling memberi manfaat,'' katanya.

Membuktikan tekad segera mewujudkan kerjasama itu, Rabu (20/9) lalu gantian Bupati Abday berkunjung ke kantor Perum Perindo. Antara lain untuk melakukan penandatangan perjanjian kerjasama (PKS) pemanfaatan lahan di  Abday untuk tambak Perum Perindo.

GM SBU Aquaculture Agung Setiarto yang mewakili Perum Perindo melakukan penandatangan PKS itu mengatakan, dengan telah tandantangan PKS yagn berarti lahan sudah siap, dalam waktu dekat segera mulai operasi membuka tambak di Abday, Menurut dia, sesuai dengan lahan yang dalam kondisi siap pakai, tahap awal ini akan dimulai membuka tambak seluas 8,7 hektare, ''Oktober ini akan langsung mulai,'' katanya.

Untuk modal operasional membuka tambak 8,7 hektare itu, lanjut dia, perusahaan menyiapkan dana Rp 4 miliar, Dengan kondisi lahan yang bagus, dia optimistis tambak baru di Abday itu bisa dipanen pada Desember 2017dengan target pendapatan Rp 6 miliar.
Agung juga menjelaskan, selain di Abday, Perum Perindo berencana juga membuka tambak baru di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Ditambah dengan hasil panen siklus II tambak eksisting di Karawang, Jepara, Kendal, Pekalongan, Bengkayang dan Barru (total seluas 115 hektare) plus pendapatan dari perdagangan udang dan pakan serta capaian pendapatan semester I 2017, total akan bisa memenuhi target pendapatan SBU Aquaculture tahun 2017 sebesar Rp 135 miliar.  (*)