Open Nav
Tampil di Dua Expo, Perum Perindo Makin Dikenal

JAKARTA - Perum Perikanan Indonesia ikut berpartisipasi dalam dua kegiatan pameran pada pekan lalu. Yakni, Indonesia Business Development (IBD) Expo 2017 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta 20-23 September dan Gadjah Mada Agro Expo 2017 di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogkakarta, 23-24 September 2017.


Di IBD Expo 2017, Perum Perindo menampilkan tema utama pengembangan pelabuhan perikanan modern. Antara lain dengan memajang gambar 3 D rencana pengembangan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru Jakarta menjadi National Fishery Center. Yakni, satu sentra perikanan terpadu yang dilengkapi pasar ikan modern, tempat pelelangan ikan terintegrasi, area bangunan-bangunan pengolahan ikan, penyimpanan Ikan, area komersil hingga rumah sakit nelayan, hotel, pusat kuliner ikan, museum maritim dan sarana pameran dan edukasi maritim.

Dalam pameran itu, Perum Perindo juga menampilkan maket bangunan Unit Pengolahan Ikan dan ground tank air bersih. Selain Itu, juga ditayangkan secara bergantian melalui LED video drone kawasan Muara Baru, video penangkapan ikan dan panen udang. "Kami ingin memberi ganbaran ke masyarakat fasilitas-fasilitas yang ada di kawasan Pelabuhan Perikanan, serta ganbaran bisnis Perum Perindo secara keseluruhan," kata Senior Manajer Teknik Perum Perindo Suyono.

Sementara itu di Agro Expo 2017, Perum Perindo bergabung bersama perusahaan agribisnis lainnya menampilkan produk-produknya. Perum Perindo memamerkan produk olahan tuna, patin, cumi, udang dan juga olahan lain seperti bakso, nugget, tahu bakso dengan bahan dasar ikan atau hasil laut lainnya. Disamping pameran, dalam even Agro Expo itu Direktur Usaha Perum Perindo Risyanto Suanda  juga tampil sebagai narasumber Bincang Mina atau diskusi perikanan, dengan tema Menyiapkan Generasi Muda untuk Industri Perikanan. "Sekarang kami jadi tahu ada BUMN Perikanan, yakni Perum Perindo yang ternyata bisnisnya cukup lengkap," Kata Rifki, mahasiswa jurusan teknologi hasil perikanan angkatan 2017 yang ikut seminar tersebut.