Open Nav
Nelayan Indramayu Mulai Bongkar Ikan di Tual

TUAL,- Kerjasama Perum Perikanan Indonesia dengan para nelayan anggota Koperasi Mina Sumitra, Karangsong, Indramayu  mulai berujud. Akhir September ini (28-29/9) tiga kapal milik nelayan Karangsong mulai membongkar Ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tual, Maluku.

Tiga kapal itu --masing-masing KM Atlantik 2,3 dan 5-- total membawa Ikan tangkapan tidak kurang 120 ton. Nilainya sekitar Rp.2,1 miliar. "Sesuai komitmen kerjasma kita, ikan itu kami beli semua," kata Pelaksana Tugas General Manager Strategic Business Unit (SBU) Fleet & Operations Perum Perindo Ali Akbar.


Ali Akbar yang ikut memantau pembongkaran ikan itu menjelaskan, ikan-ikan Itu merupakan hasil tangkapan dari Laut Arafura. Sebelum ini, para nelayan Karangsong,  Indramayu yang beroperasi di Laut Arafura membongkar ikannya di Timika. Namun, ada masalah di Timika, sehingga mereka minta bantuan Perum Perindo.Karena memang Perum Perindo sudah menjalin kerjasama dengan Koperasi Mina Sumitra selaku induk dari para nelayan Karangsong, Perum Perindo pun ikut membantu.


Direktur Usaha Perum Perindo Risyanto Suanda pun datang ke Tual, dan berkoordinasi dengan Kepala PPN Tual. Selain minta ijin bongkar bagi nelayan Karangsong, Risyanto Suanda sekaligus mengajukan ijin untuk menyewa lahan di PPN Tual untuk membangun unit pengolahan ikan di sana serta docking.


"Terima kasih kepada Kepala PPN Tual dan juga jajaran Ditjen (Perikanan) Tangkap KKP yang begitu positif membantu kami," kata Risyanto. Sementara itu, Direktur Utama Perum Perindo Syahril Japarin bersyukur dengan mulai terwujudnya kerjasama Perum Perindo dengan nelayan Karangsong. "Semoga ini jadi awal yang bagus bagi usaha Perindo dan juga para nelayan Karangsong," katanya, sambil menambahkan Perum Perindo siap bekerjasama dengan kelompok nelayan lainnya di Indonesia untuk bersama-sama meningkatkan produksi perikanan nasional.