Open Nav
Diterima Bupati, Perum Perindo Siap Bantu Kembangkan Perikanan Sumenep

SUMENEP.- Perum Perikanan Indonesia (Perindo) mulai melirik Madura sebagai wilayah pengembangan usaha. Hal itu ditandai dengan kunjungan Direktur Utama Perum Perindo Syahril Japarin ke Sumenep untuk bertemu Bupati Sumenep A. Busyro Karim di Pendapa Kabupaten Sumenep, Selasa (28/11).

 

Dalam kunjungan tersebut, Syahril yang didampingi General Manager Perum Perindo Cabang Brondong Sigit Suhendi menyatakan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perum Perindo memiliki misi untuk ikut mendorong pengembangan usaha perikanan di seluruh Indonesia. ''Kami sudah lama mengetahui potensi perikanan di Madura cukup besar. Oleh karena itu, sekarang kami berkunjung untuk silaturahmi sekaligus menjajaki peluang untuk bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengembangkan perikanan di Madura, khususnya di Sumenep,'' ungkap Syahril.

 

Bupati Sumenep yang menerima kunjungan Dirut Perum Perindo lengkap didampingi jajarannya, mulai dari Sekretaris Daerah hingga beberapa kepala dinas, termasuk Kepala Dinas Perikanan Arief Rusdi menyambut baik niat Perum Perindo tersebut. Apalagi, Pemerintah Kabupaten Sumenep saat ini sedang mengembangkan kawasan industri perikanan terpadu. ''Kami harap Perum Perindo bisa mendukung pengembangan kawasan industri tersebut,'' katanya.

 

Kabupaten Sumenep yang terletak di ujung timur Pulau Madura memiliki potensi perikanan yang besar didukung oleh kondisi geografis berupa garis pantai yang panjang serta memiliki pulau-pulau yang dekat dengan Selat Makassar. Apalagi saat ini Sumenep juga termasuk dalam bangian pengembangan perikanan nasional, terbukti dengan adanya bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan berupa pembangunan Integrated Cold Storage (ICS). ICS tersebut kini sedang dalam tahap pembangunan dan dijadwalkan bisa mulai beroperasi pada Desember mendatang.

 

Perum Perindo sendiri sudah menjalin kerjasama dengan beberapa pemerintah daerah, antara lain dengan Pemerintah Kabupaten Sabang, Aceh Barat Daya (keduanya di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam), Kampar dan Muaro Jambi (Provinsi Jambi), Kabupaten Jember (Jawa Timur), Kabupaten Wanam (Papua), Kabupaten Seram Bagian Barat (Maluku), Konawe Selatan serta dengan 17 pemerintah kabupaten dan kota  di Teluk Bone (Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara).

 

Tindak lanjut dari pertemuan ini selanjutnya diharapkan akan segera dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Perum Perindo dan Pemkab Sumenep untuk kerjasama dalam pengembangan bisnis perikanan, pemberdayaan nelayan setempat serta pengelolaan sarana dan prasarana usaha perikanan.