Open Nav
Groundbreaking Pasar Ikan Modern Muara Baru, Perum Perindo Siap Kelola

JAKARTA.- Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda  menyatakan kesiapan untuk mengelola Pasar İkan Modern (PIM) di Muara Baru untuk menjadi pasar ikan yang higienis, nyaman dan modern. "Kami siap karena memang kami sudah melakukan persiapan-persiapan," kata Risyanto, usai menghadiri groundbreaking PIM di Muara Baru, Jakarta, Kamis (8/2).

Risyanto mengatakan tim Perum Perindo sudah melakukan kajian pengelolaan pasar ikan modern ke beberapa negara. Terakhir, Januari lalu, Risyanto sendiri melihat pasar ikan modern di Korea Selatan. Dari kajian dan studi banding itu, Risyanto mengaku optimistis bisa memanfaatkan PIM bukan saja sebagai sumber pendapatan baru Perum Perindo. Tapi, sekaligus juga menjadikan sebagai etalase perikanan nasional sebagai diminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
 
Saat memimpin groundbreaking PIM Kamis (8/2) lalu, Menteri Susi minta PIM Muara Baru bisa jadi contoh bagi rencana pembangunan pasar ikan modern lain. Menteri Susi mengatakan, KKP menggagas untuk membangun PIM di beberapa kota besar, dan diharapkan dapat meningkatkan konsumsi ikan.  "Jadi saya minta pasar ini dikelola dengan baik. Pengelolanya  (Perum) Perindo, kalau got bau, hukuman dari KKP", kata Susi di depan para undangan saat groundbreaking, antara lain Gubernur DKİ Anies Baswedan. PIM dibangun di lahan seluas 2,2 hektare di bekas Gedung Badan Diklat KKP di Muara Baru. Rencananya akan terdiri empat lantai dengan sekitar 900 kios.

Menanggapi permintaan itu, Risyanto mengatakan segera menyusun rencana aksi yang lebih konkret lagi untuk pengelolaan PIM Muara Baru, seperti fasilitas dan aktifitas yang terintegrasi antara PIM dengan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman (PPSNZ) Muara Baru yang dikelola Perum Perindo, mengingat PIM terletak persis di depan gerbang PPSNZ.

Di PPSNZ sendiri, ada fasilitas.pasar ikan yang terdiri dari sekitar 900 kios, juga industri pengolahan ikan dan cold storage punya swasta yang menyewa lahan dari Perum Perindo. Termasuk ratusan kapal ikan yang bongkar di PPSNZ. "Hal lain yang perlu kami persiapkan adalah mensosialisasikan kepada para pedagang di pasar ikan lama untuk mengubah mindset berjualan yang lebih bersih dan higenis di PIM," tambah Risyanto.