Open Nav
Tanzania Ajak Perum Perindo Berinvestasi di Sektor Perikanan

Jakarta (9/5)—Duta Besar Tanzania untuk Indonesia Ramadhani K. Dau didampingi First Secretary Kedutaan Besar Tanzania Khatibu A. Makenga menyambangi kantor pusat Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) di Penjaringan, Jakarta Utara.

 

Kedatangan pihak Kedutaan Tanzania diterima langsung oleh Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda. Maksud kedatangan Dubes Tanzania yakni mengajak Perum Perindo berinvestasi pada sektor perikanan mulai dari penangkapan, pengolahan hingga perdagangan ikan.

 

Mereka juga mengajak Perum Perindo untuk membangun dan mengoperasikan pelabuhan perikanan di Tanzania. Ramadhani mengaku negaranya tidak memiliki  pengolahan ikan dari hulu ke hilir. Padahal potensi perikanan di Tanzania dinilai cukup besar. Oleh karena itu, pihaknya meminta bantuan Perum Perindo.

 

Tidak berhenti sampai di situ, kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan penandatangan nota kesepahaman (memorandum of understanding) antara Kedubes Tanzania dengan Perum Perindo dalam waktu dekat.

 

Berdasarkan data dari KBRI di Tanzania, terdapat tiga alasan untuk berbisnis  di Tanzania. Pertama, Tanzania merupakan negara dengan ekonomi terbesar kedua di East Africa Community. Tanzania mencatatkan gross domestic product (GDP) mencapai US$47,43 miliar pada 2016. Penyokong pertumbuhan ekonomi yang utama yaitu dari sektor konstruksi dan industri.

 

Kedua, pemerintah Tanzania telah berkomitmen melakukan reformasi pajak, lisensi bank asing dan memangkas birokrasi dengan mendirikan pusat promosi investasi.

 

Ketiga, Tanzania berbatasan dengan 8 negara padat populasi antara lain Kenya, Uganda, Rwanda, Burundi, Republik Demokratik Kongo, Zambia, Malawi dan Mozambik. Hal ini dinilai dapat menjadi ceruk pasar yang besar bagi investor.