Open Nav
KKP Serahkan Mandat Pengelolaan PIM ke Perum Perindo

JAKARTA – Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) sah menerima mandat pengelolaan Pasar Ikan Modern (PIM) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui penandatanganan kerja sama, yang sebelumnya amanah pengelolaan PIM masih berupa surat penugasan.

 

Penandatanganan kerja sama tersebut terkait dengan sewa gedung bangunan Pasar Ikan Modern Muara Baru Jakarta yang dilakukan di Gedung Mina Bahari I, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Selasa (14/8/2019).

 

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Nilanto Perbowo, Sekretaris Jenderal KKP dan Risyanto Suanda sebagai Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia.

 

 

Risyanto mengatakan penandatanganan kerja sama ini adalah momentum yang ditunggu-tunggu sejak lama. Pasalnya, semua pihak telah mengikuti proses Pasar Ikan Modern ini mulai dari pembangunan, peresmian oleh Presiden Joko Widodo hingga pelaksanaan.

 

“Kami siap mendukung program Kementerian Kelautan dan Perikanan, salah satunya PIM ini,” katanya, Kamis (15/8/2019).

 

PIM merupakan etalase produk-produk perikanan Indonesia. Tiap minggunya, PIM menerima kedatangan pembeli potensial dari luar negeri seperti Chili, Korea Selatan, Jepang, China dan sebagainya.

 

Perum Perindo, tutur Risyanto, akan menjalankan amanah dari KKP dan menjaga aset negara sebaik-baiknya. Perum Perindo juga akan mengoperasikan PIM sesuai SOP yang berlaku dan menjaga ketertiban dan keamanan di lapangan.

 

 

Sekretaris Jenderal KKP Nilanto Perbowo menuturkan awal mula PIM merupakan mandat dari Presiden Joko Widodo agar Indonesia memiliki satu pasar ikan modern seperti Tsukiji di Jepang. Menurut Nilanto, permintaan Presiden tidaklah berlebihan mengingat 75 persen wilayah Indonesia merupakan lautan dengan sumber daya ikan yang luar biasa besar.

 

Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban insan perikanan untuk mewujudkan pasar ikan modern. Modern dari sisi sarana prasarana yang higienis, sanitasi yang bagus dan produk ikan berkualitas baik ikan segar, ikan hidup, ikan beku maupun ikan olahan.

 

“Kami berharap mandat yang kami serahkan ke Perum Perindo betul-betul bisa dijaga. Jadi apa yang KKP lakukan dapat benar-benar dioperasionalkan oleh kawan-kawan di BUMN,” ujarnya.

 

Saya berpesan kepada Dirut Perum Perindo dan seluruh jajarannya untuk mengoptimalkan PIM sehingga BUMN Perikanan ini  dapat memperoleh manfaat pertama dari Pasar Ikan Modern ini.

 

Pasar Ikan Modern diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Maret 2019. Hadir pula dalam peresmian Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan dan Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda.

 

PIM yang beroperasi mulai pukul 16.00 hingga 00.00 WIB ini terdiri dari 894 kios basah (wet market) dan 155 kios kering (dry market). Fasilitas lain yang terdapat di PIM yakni cold storage, food court, ruang pengepakan, Instalasi Pengolahan Limbah (IPALI), klinik, ATM, ruang pertemuan dan masjid.

Jakarta, 14 Agustus 2019
Perusahaan Umum Perikanan Indonesia