Open Nav
Ekspor Moncer, Perum Perindo Sabet Penghargaan BUMN Branding & Marketing Award Kategori Ekspor

JAKARTA—Perum Perindo Sabet Global Branding and Marketing Award kategori Export Marketing Development pada acara 8th BUMN Branding & Marketing Award 2020.

 

Penganugerahan Award digelar di Hotel Ritz Carlton, Kamis (5/11/2020).  Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Operasional Perum Perindo Raenhat Tiranto Hutabarat.

 

Ketegori ini didasarkan pada penilaian keaktifan Perum Perindo dalam melakukan ekspor di tengah gempuran covid-19.

 

Pada awal Oktober, Perum Perindo mencatatkan ekspor ikan ke Jepang via Manado, Sulawesi Utara. Ekspor ini merupakan ekspor pertama langsung dari Indonesia Timur tanpa harus melalui Jakarta. Ekspor hasil perikanan ini diinisiasi oleh Perum Perindo Unit Tahuna di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

 

Adapun ikan yang diekspor berupa tuna utuh sirip kuning (whole yellow fin tuna) dan ikan layang. Ikan tersebut akan langsung dikirim ke Jepang dengan tujuan akhir Pasar Ikan Tsukiji baru / Pasar Ikan Toyosu untuk diikutsertakan di lelang ikan.

 

Direktur Operasional Perum Perindo Raenhat Tiranto Hutabarat mengapresiasi kinerja seluruh karyawan Perindo yang berdedikasi sehingga layak mendapatakan penghargaan.

 

“Penghargaan Global Branding and Marketing Award kategori Export Marketing Development ini adalah hasil kerja keras seluruh insan Perum Perindo untuk selalu survive di tengah badai pandemi,” katanya usai menerima pengharaan, Kamis (5/11/2020).

 

Raenhat tak menampik Covid-19 telah meluluhlantakan seluruh lini bisnis industri. Namun kerja keras dan inovasi adalah dua kunci agar perusahaan mampu bertahan di tengah gempuran.

 

Selain ekspor, tutur dia, Perum Perindo juga fokus ke penjualan ikan ke pasar domestik secara offline dan online. Apalagi, Perum Perindo baru saja meluncurkan ritel produk perikanan dengan brand bernama Ikanaku.

 

Ikanaku terdiri atas produk-produknya untuk bahan dasar masakan atau kuliner perikanan khas Indonesia antara lain kakap merah, ikan kembung, bandeng, ikan cakalang, tenggiri, Ikan bawal dan salmon.

Selain itu, ada juga beberapa olahan seperti tenggiri giling, tenggiri steak, tuna steak, salmon portion, angoli fillet, ikan dori, cumi, udang kupas. Selanjutnya, perusahaan juga menawarkan produk siap masak seperti Ikan nila bumbu kuning, udang saos dan masih banyak lagi.

 

“produk ikanaku ini mudah didapatkan. Caranya yakni dengan layanan retail melalui aplikasi Whatsapp dan grab mart. Selain itu, produk Ikanaku direncanakan akan meluas tersedia BUMDes kerjasama dengan Kementerian Desa dan di Food Court Pasar Ikan Modern Muara Baru,” pungkasnya.

 

BUMN TRACK didukung oleh Arrbey Consulting kembali menggelar BUMN Branding and Marketing Award 2020. Mengambil tema “Optimizing Omni Channel on Branding and Marketing”.

 

CEO BUMN Track SH Sutarto mengatakan kegiatan yang pada tahun ini memasuki tahun ke-8 bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan berkinerja unggul dan berkompetisi di pasar global melalui inovasi branding dan marketing melalui optimalisasi Omni Channel sekaligus sebagai alat ukur keberhasilan bisnis.

 

Sebanyak 114 perusahaan BUMN dan Anak Perusahaan BUMN turut berkompetisi pada ajang 8th BUMN Branding and Marketing Award 2020. Sementara peserta yang lolos tahap seleksi kedua berupa wawancara dan presentasi di hadapan dewan juri mengerucut menjadi 59 perusahaan.

Jakarta, 5 November 2020
Perusahaan Umum Perikanan Indonesia