Open Nav
Rayakan HUT Ke-31, Perum Perindo Komitmen Jalankan 5 Pilar Usaha

JAKARTA—Perusahaan Umum Perikanan Indonesia atau Perum Perindo berkomitmen menjalankan 5 pilar perusahaan sesuai amanah Kementerian BUMN pada hari jadi Perindo ke-31 pada 20 Januari 2021.

Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan Topobroto mengucapkan syukur bahwa perusahaan dapat bertahan di tengah pandemi dan gempuran ekonomi yang tidak pasti selama 2020.

“Di usia 31 tahun ini, Perum Perindo akan terus menjalankan strategi bisnis perusahaan melalui 5 pilar yang mengacu pada visi misi Kementerian BUMN, katanya, Rabu (20/1/2021).

Pilar pertama, Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia.

Perum Perindo akan memperluas lahan/jumlah mitra kemitraan dan peningkatan kuantitas dan kualitas Budidaya dari 551 mitra pada tahun 2020 menjadi 1750 mitra.

Perum Perindo juga meningkatkan jaringan nelayan melalui kolaborasi dengan nelayan / koperasi nelayan.

“Hal ini untuk meningkatkan volume produksi penyerapan ikan dari 5.143 ton tahun 2020 menjadi 12.917 ton di tahun 2021, ungkap Fatah.

Pada pilar Inovasi Model Bisnis, Perum Perindo akan melakukan pengembangan agribisnis terintegrasi untuk agribisnis ikan: termasuk pabrik pakan, perikanan tangkap, manajemen pelabuhan, kerja sama dengan Instansi maupun Pemerintah Daerah.

Inovasi – inovasi juga dilakukan dalam rangka transformasi menuju pengholdingan BUMN Perikanan.

Pada proses digitalisasi Perum Perindo akan menerapkan beberapa program strategis Teknologi Informasi yang terintegrasi untuk seluruh proses bisnis perikanan pada pilar Kepemimpinan Teknologi.

Salah satunya penerapan CMS (Cash Management System) pada setiap transaksi bisnis perikanan. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi adanya praktik fraud keuangan Dilingkungan Perum Perindo.

Mengenai pilar Peningkatan Investasi, Perum Perindo juga berencana revitalisasi beberapa Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Unit Pengelolaan Ikan (UPI) sebagai upaya perolehan sertifikasi HACCP A untuk peningkatan ekspor.

Selain itu, Perum Perindo juga kerap lakukan desentralisasi bisnis melalui perluasan Kantor – Kantor Cabang dari 5 (lima) Cabang menjadi 7 (Tujuh) Cabang, melakukan Penguatan dan Pengembangan SDM milenial sebagai bagian dari pilar Pengembangan Talenta. Hal ini dilakukan bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan atau Universitas untuk pegembangan bisnis perusahaan

//AKSI SOSIAL BANTUAN KEMANUSIAAN//

Direktur Keuangan Perum Perindo Mukhamad Taufiq menuturkan Perum
Perindo terjun langsung mengulurkan bantuan untuk bencana banjir di Kalsel, melalui unit Perum Perindo di Banjarmasin.

Perum Perindo membagikan 500 nasi bungkus setiap harinya. Selain itu perusahaan juga menyiapkan 2 Unit Armada Double Cabin untuk mengangkut konsumsi yg akan dibagikan serta membawa para korban kebanjiran.

Selanjutnya, Perum Perindo menyediakan tempat pengungsian dengan kapasitas 250 KK. Perum Perindo bekerja sama dengan BLK Banjarbaru, BPBD Prov Kalsel, Basarnas, Dan SPN Polda Kalsel.

Perum Perindo juga menggandeng UMKM lokal yang bergerak di bidang pangan sebagai bantuan tenaga memasak di dapur.

“Tanggap Bencana ini merupakan aksi Filantropi dari Perum Perindo unit Banjarmasin, kerja sama dengan instansi setempat, sebagai bentuk kepedulian antar sesama,” ungkapnya.

Menteri BUMN Erick Thohir berharap, di usia ke-31 tahun Perum Perindo dapat terus berinovasi di segala lini, baik dari SDM, proses digitalisasi dan otomasi bisnis hingga pemanfaatan teknologi untuk menambah kualitas dan kuantitas produksi.

Selain itu, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memiliki harapan agar Perum Perindo dapat terus mendukung perekonomian Indonesia dan menyejahterakan masyarakat maritim Indonesia melalui berbagai bidang usahanya khususnya para nelayan dan petambak yg ada.

“Teruslah berkembang untuk Indonesia melalui bidang usaha ini. Saya yakin Indonesia memiliki potensi besar dalam industri perikanan, terutama di sektor jasa pelabuhan, budidaya serta perdagangan dan pengolahan ikan dan hasil laut,” ungkap Luhut, Rabu (20/1/2021).

Jakarta, 20 Januari 2021
Perusahan Umum Perikanan Indonesia