Open Nav
Kunjungan Direktur Utama Perum Perindo Ke Merauke , Gali Peluang Ekspor Perikanan dari Laut Arafura

Jakarta, 4 April 2016 - Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia-Bapak Syahril Japarin didampingi Kepala Divisi Perdagangan dan Pengolahan Ikan-Bapak Kuncoro Hariadi dan Koordinator Aset KKP oleh Perum Perindo-Bapak Wahidin Hutagaol melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke, Provinsi Papua pada 30 Maret – 2 April 2016. Rombongan bertolak ke Merauke sebagai tindak lanjut upaya pengembangan potensi perikanan di Merauke oleh Perum Perikanan Indonesia Unit Merauke.

 

Dalam kunjungannya, Bapak Syahril Japarin sempat berdiskusi dengan perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Merauke terkait pengembangan potensi perikanan khususnya penampungan ikan di wilayah Kabupaten Merauke. Kabupaten Merauke merupakan kabupaten terluas di Provinsi Papua yang masuk ke dalam Program Pengembangan Kawasan Kelautan dan Perikanan Terintegrasi (PK2PT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

 

Kabupaten Merauke memiliki potensi kekayaan sumber daya perikanan laut yang bersumber dari perairan Laut Arafura. Di Laut Arafura yang terletak di sebelah selatan Kabupaten Merauke terdapat hasil perikanan yang amat kaya berorientasi ekspor. Potensi perikanan yang terdapat di Laut Arafura antara lain pelagis (teri, tongkol, dan kembung), demersal (kakap, bawal, dan pari), udang, cumi-cumi, kerapu hingga ikan hias. Tidak heran jika wilayah tersebut menjadi magnet bagi kapal penangkap baik dari dalam maupun luar negeri.

 

Agenda berikutnya yaitu rombongan melakukan peninjauan ke Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) di Kali Maro, Kabupaten Merauke. Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Merauke merupakan pangkalan bongkar muat ikan (fishing base) kapal-kapal penampung dari sekitar Merauke. Kondisi di Merauke saat ini para nelayan  memerlukan tambahan armada kapal pengangkut untuk mengangkut hasil tangkapan dari daerah pelosol ke fishing base di PPS Merauke. Nelayan dari daerah pedalaman saat ini kesulitan menjual ikan karena akses ke kota atau pasar yang jauh. Maka dari itu para nelayan mengharapkan adanya tambahan armada kapal penampung yang menjangkau nelayan-nelayan dari pelosok daerah agar lebih mudah memasarkan hasil perikanannya.

 

Melihat kondisi tersebut, Perum Perikakan Indonesia Unit Merauke ke depannya berencana menambah armada kapal penampung untuk mengangkut hasil tangkapan nelayan ke fishing base di PPS Merauke. Perum Perikanan Indonesia telah berpengalaman sejak pertengahan tahun 2015 menjalankan kegiatan penangkapan ikan di laut Arafura. Selain menambah armada kapal penampung, Perum Perindo Unit Merauke berencana untuk membangun cold storage dan pabrik es guna meningkatkan kualitas hasil produk perikanan. Langkah tersebut untuk mendorong pemberdayaan nelayan lokal (perikanan rakyat) melalui peningkatan infrastruktur dan kelembagaan.