Open Nav
Sinergi Perum Perindo dengan PT Garam Optimalkan Lahan Nonproduktif Seluas 250 Ha untuk Budidaya Udang di Sumenep

Jakarta, 29 Maret 2016 - Perusahaan Umum (Perum) Perikanan Indonesia (Perindo) bekerja sama dengan PT Garam (Persero) menggarap lahan milik PT Garam yang tidak produktif menjadi lahan produktif berupa tambak udang. Langkah tersebut menjadi wujud Perum Perindo yang tengah aktif menjajaki berbagai peluang kerjasama pengelolaan lahan untuk budidaya udang vanammae di berbagai daerah.

 

Perum Perikanan Indonesia sepakat mengadakan kerjasama dengan prinsip kemitraan/sinergi dan saling menguntungkan dalam pengembangan bisnis perikanan dan infrastruktur perikanan melalui pemanfaatan lahan milik PT Garam (PERSERO) yang berlokasi di Sumenep, Madura, Provinsi Jawa Timur dalam jangka waktu 2 (dua) tahun. Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) telah dilaksanakan di kantor pusat Perum Perikanan Indonesia di Jalan Muara Baru Ujung, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (28/3).

 

Perum Perikanan Indonesia akan mengoptimalkan lahan milik PT Garam seluas 250 hektare (ha) di Sumenep, Pulau Madura untuk dijadikan tambak udang dengan sistem bagi hasil. Kerjasama tersebut merupakan wujud sinergi antar BUMN di bidang kelautan dan perikanan.

 

Perum Perikanan Indonesia semakin giat menggarap peluang bisnis produktif di luar bisnis jasa pelayanan kepelabuhanan perikanan. Sebelum di Sumenep, perusahaan telah berhasil menjalankan kegiatan bisnis budidaya udang vaname di tambak seluas 30 ha di Karawang, Jawa Barat dan Pekalongan, Jawa Tengah sejak 2014.

 

Perum Perindo mengambil peluang bisnis dari kegiatan perikanan budidaya guna meningkatkan kinerja dan keuntungan perusahaan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat perikanan. Bisnis budidaya udang vannamae menjadi sasaran Perum Perindo melihat prospek cerah pasar udang baik dalam maupun luar negeri.