Open Nav
Aset Karyawan Adalah Sumber Daya Perusahaan

Suatu perusahaan memiliki asset. Sebelum jauh dibahas, marilah kita menyamakan persepsi tentang ASET. Aset menurut ahli adalah: Aset (dalam Bahasa Indonesia) dan Bahasa Inggris (Asset). Adapun pengertiannya adalah barang atau sesuatu barang  yang memiliki suatu nilai baik nilai komersil atau nilai yang dimiliki oleh instansi, organisasi, badan usaha, individu (Hidayat 211:14) .

 

 

Menurut Pedoman Akuntansi BUMN revisi 2011, pengertian aset adalah sumber daya yang dikendalikan oleh entitas sebagai akibat dari adanya peristiwa yang pernah terjadi dimasa lalu dan memiliki manfaat ekonomi dikemudian hari, yang diharapkan memiliki manfaat oleh perusahaan.

 

 

Diatas telah disampaikan pengertian tentang aset, tetapi yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah karyawan merupakan aset bagi suatu perusahaan. Pengertian karyawan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang bekerja pada suatu lembaga kantor, perusahaan, dan sebagainya dengan mendapat gaji “upah”, pegawai, pekerja.


 
Menurut Sedarmayanti 2011:260 yang menyatakan bahwa kinerja merupakan terjemahan dari kata performance yang memiliki arti sebagai sebuah hasil kerja seorang pegawai atau pekerja. Sebuah proses manajemen yang mana hasil kerja tersebut harus memiliki sebuah bukti konkret yang juga dapat diukur.


 
Dalam kedua pendapat ahli dapat diartikan bahwa seorang karyawan bekerja pada suatu perusahaan dengan proses manajemen terukur dan mendapatkan gaji. Di dalam UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN Bab I, Pasal 1 tidak diberikan pengertian yang jelas tentang apa arti karyawan.


 
Karyawan dalam suatu perusahaan merupakan ASET yang penting dari suatu proses manajemen. Oleh karenanya seorang karyawan harus memiliki kemampuan melalui keahlian yang bersertifikat bagi nasional dan international.


 
Suatu perusahaan memberikan pelatihan yang berjenjang bagi karyawan agar meningkatkan nilai bagi karyawan dan perusahaan.


 
Pelatihan dapat meningkatkan nilai perusahaan dan sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan suatu era. Peningkatan pelatihan baik pelatihan manajemen, operasional, produksi, pengawasan dan dan bidang hukum disesuaikan dengan bidang industri. 
 


Dalam proses regenerasi, kepemimpinan dalam suatu perusahaan karyawan yang mempunyai keahlian baik secara keilmuan dan lapangan serta  manajemen dapat menjadi roda percepatan perusahaan.


 
Dengan demikian karyawan akan mendapatkan pengakuan, penghargaan, pujian dan keteladanan. Hal diatas penting bagi perkembangan karyawan dan perusahaan dengan begitu menumbuhkan integritas dan loyalitas.


 
Suatu Artikel di India Today menyebutkan, pekerjaan dimasa depan bagi seorang pekerja memiliki ketrampilan yang tinggi dimana Robot tidak bisa melakukan. Perubahan terjadi pada perusahaan dan karyawan sehingga mereka harus mempunyai keahliaan pada bidangnya.

 

 

Ketakutan kehilangan pekerjaan karena masa automatisasi  baru dan akan mulai sirna jika perusahaan yang fokus memperbaiki kesenjangan keterampilan melalui pelatihan.

 

 
Selain pelatihan, perusahaan juga perlu memikirkan asuransi kesehatan bagi karyawan dan keluarga serta pengelolaan  pensiun.

 

 
Karyawan akan bekerja dengan baik dan fokus karena mereka tidak akan khawatir karena kesehatan telah kelola oleh perusahaan melalui kerjasama dengan perusahaan asuransi .

 

 
Ketika masa pensiun tiba, mereka akan mendapat penghargaan atas dedikasi karyawan melalui pengelolaan dana pensiun dikelola  dengan professional.


 
Employee engagement is the emotional commitment an employee has to the organization and it goals -  Kevin Krusu

 

 

Jakarta, 1 Oktober 2018
Ravotti Asikin Natanegara, Divisi Pengelolaan Aset
Perusahaan Umum Perikanan Indonesia